Menanamkan Kepedulian Sejak Dini, Aksi Bersih Pantai Lebih dalam Rangka Hari Kepanduan 2026
Dalam rangka memperingati Hari Kepanduan, pada Minggu, 22 Februari 2026, seluruh guru dan pegawai se-Kabupaten Gianyar bersama siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka melaksanakan aksi bersih pantai di Pantai Lebih Gianyar. Kegiatan dimulai pukul 06.30 hingga 10.00 WITA.
Pantai Lebih dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu destinasi yang cukup ramai dikunjungi masyarakat, sehingga tidak terlepas dari permasalahan sampah, terutama sampah plastik, botol minuman, dan berbagai jenis sampah anorganik lainnya yang berserakan di sepanjang pesisir pantai. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya aksi nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Kepanduan bagi sekolah bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan seperti gotong royong, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat dan alam sekitar. Kegiatan ini juga sejalan dengan program penguatan pendidikan karakter yang terus dikembangkan di sekolah. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Para peserta secara mandiri langsung menuju lokasi pantai dan memulai kegiatan pembersihan bersama. Siswa tampak antusias dan penuh semangat dalam memungut serta mengumpulkan sampah. Kebersamaan antara guru, pegawai, dan siswa mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas gerakan kepanduan.
Sehari setelah kegiatan tersebut, pada Senin, 23 Februari 2026, dalam pelaksanaan upacara bendera di sekolah, Kepala Sekolah selaku pembina upacara menyampaikan amanat yang berkaitan dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa sampah selalu ada di sekitar kita dan menjadi tanggung jawab bersama untuk mengelolanya. Siswa diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan serta membangun kesadaran dari diri sendiri untuk menjaga kebersihan, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Meskipun tidak seluruh siswa mengikuti kegiatan bersih pantai, pesan yang disampaikan dalam upacara menjadi kesinambungan penting agar nilai kepedulian lingkungan dapat dirasakan oleh seluruh warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh dalam diri siswa. Sekolah berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai positif tersebut melalui berbagai kegiatan nyata, sehingga tercipta generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Penulis: Sahidan Almas Ghozali, S.Pd
Editor: I Ketut Sumartana, S.Pd, Ida Bagus Wisnu Suputra, S.Kom
SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING