Guru SMP Negeri 1 Tampaksiring Siap Hadirkan Pembelajaran Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
Tampaksiring, 15 Desember 2025 - Sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran, SMP Negeri 1 Tampaksiring menyelenggarakan workshop yang bertema “Penguatan Dimensi Profil Lulusan Melalui Implementasi Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial” pada 12–14 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan menghadirkan pemateri dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMP Negeri 1 Tampaksiring, Dra. Sri Mulyati Darmayuni, M.Si, yang mengajak seluruh guru untuk mengikuti workshop secara optimal dan menerapkan hasilnya dalam pembelajaran di kelas. Beliau menekankan bahwa di tengah perkembangan teknologi yang pesat, penguasaan teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang relevan dan bermakna diharapkan mampu membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Materi tentang Pembelajaran Mendalam disampaikan oleh Bapak I Wayan Japa Gunawan, S.Pd., M.Pd. pada 12 Desember 2025. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pembelajaran mendalam merupakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan harus mengacu pada prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila peserta didik memperoleh AHA Moment, yaitu momen ketika pemahaman benar-benar terbentuk melalui keterlibatan penuh dan keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, pada 13 Desember 2025, Bapak I Gede Putra Asmara, S.Pd.B, M.Pd.H, selaku Koordinator Pengawas Sekolah SMP Negeri 1 Tampaksiring, menyampaikan materi tentang Asesmen Pembelajaran Mendalam. Disampaikan bahwa guru harus siap baik dari sisi materi maupun media agar pembelajaran berjalan optimal. Asesmen digunakan untuk mengetahui kebutuhan peserta didik dan terdiri atas asesmen formatif dan sumatif.
- Asesmen formatif adalah penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau perkembangan peserta didik, memberikan umpan balik, dan menyesuaikan strategi pengajaran agar pembelajaran lebih efektif.
- Asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada akhir suatu periode atau unit pembelajaran untuk menilai pencapaian akhir peserta didik terhadap tujuan pembelajaran.
Selain itu, asesmen pembelajaran mendalam juga mencakup tiga pendekatan utama, yaitu assessment of learning, assessment for learning, dan assessment as learning, yang masing-masing memiliki peran penting dalam memantau, mendukung, dan mengembangkan proses belajar peserta didik secara menyeluruh:
- Assessment of Learning (AoL)
Penilaian yang dilakukan di akhir pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi, misalnya melalui ujian, proyek, atau tes akhir.
- Assessment for Learning (AfL)
Penilaian yang dilakukan selama proses belajar untuk memberikan umpan balik dan membantu guru menyesuaikan metode pengajaran agar belajar lebih efektif.
- Assessment as Learning (AaL)
Penilaian yang menekankan peran peserta didik dalam menilai dan memantau belajar sendiri, sehingga mereka bisa lebih mandiri dan bertanggung jawab atas kemajuan belajarnya.
Penekanan utama diberikan pada asesmen for dan as learning yang dilakukan selama proses pembelajaran guna mendukung capaian belajar peserta didik secara optimal.
Melalui kegiatan workshop ini, para guru diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan pembelajaran mendalam, pemanfaatan teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial, serta pentingnya asesmen yang berorientasi pada proses belajar peserta didik. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sehingga dapat mendukung terwujudnya profil lulusan yang siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Penulis: Dandy Vitardy Rusdi, S.Tr.Par
Editor: Ida Bagus Wisnu Suputra, S.Kom, Achmad Ulil Abror, S.Pd
SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING